ip routing

Konsep IP address, network address, subnet mask, broadcast address merupakan dasar dari teknik routing di Internet. Untuk memahami ini semua kemampuan matematika khususnya matematika boolean, atau matematika binary akan sangat membantu memahami konsep routing Internet. Contoh pertanyaan yang sering dilontarkan,

• Mengapa kita memilih IP address 192.168.1.111?
• Mengapa subnet mask yang digunakan 255.255.255.0? mengapa bukan angka lain?
• Mengapa network address 167.205.10.0?
• Mengapa broadcast address-nya 202.159.32.15?
• Dll.

Bagaimana menentukan semua alamat-alamat tersebut? Hal tersebut yang akan dicoba dijelaskan secara sederhana dalam tulisan ini.

Kalkulator - Alat bantu yang dibutuhkan

Untuk memudahkan kehidupan anda, ada baiknya menggunakan fasilitas kalkulator yang ada di Windows. Di Windows 98 dapat di akses melalui Start  Programs  Accessories  Calculator.

Calculator yang standar memang sulit digunakan untuk membantu kalkulasi biner, oleh karena itu pilih View  Scientific untuk memperoleh tampilan kalkulator scientifik yang dapat digunakan untuk perhitungan biner.

Dengan cara memindah mode operasi ke bin, maka nilai yang ada akan berubah menjadi binary. Pada gambar contoh diperlihatkan nilai awal 15 desimal, di pindahkan menjadi 1111 binary.

Sedikit Aljabar Boolean

Aljabar boolean adalah teknik menghitung dalam bilangan binary 101010111 dsb. Proses konversi dari desimal ke binary sudah tidak perlu kita pikirkan lagi karena sudah dibantu menggunakan kalkulator yang ada di Windows 98.

Dari sekian banyak fungsi yang ada di aljabar boolean, seperti and, or, xor, not dll., untuk keperluan teknik routing di Internet, kita hanya memerlukan fungsi “dan” atau “and”. Contoh,

1 and 1 = 1
1 and 0 = 0
0 and 1 = 0
0 and 0 = 0

atau yang lebih kompleks

11001010.10011111.00010111.00101101
di AND dengan
11111111.11111111.11111111.00000000
menjadi
11001010.10011111.00010111.00000000

Tidak percaya? Coba saja masukan angka-angka di atas ke kalkulator Windows, anda akan memperoleh hasil persis seperti tertera di atas. Pusing? Mari kita konversikan bilangan binary di atas menjadi bilangan desimal supaya anda tidak terlalu pusing melihat angka 10101 dsb. Dalam notasi desimal, kalimat di atas menjadi,

202.159.23.45
di AND dengan
255.255.255.0
menjadi
202.159.23.0

Cukup familiar? Coba perhatikan nilai-nilai alamat IP yang biasa kita masukan di Start  Settings  Control Panel  Network  TCP/IP Properties.

Kalau kita perhatikan baik-baik maka panjang sebuah alamat IP adalah 32 bit, yang dibagi dalam empat (4) segmen yang di beri tanda titik “.” antar segmen-nya. Artinya setiap segmen terdapat delapan ( bit.

Alokasi jumlah alamat IP di Jaringan

Teknik subnet merupakan cara yang biasa digunakan untuk mengalokasikan sejumlah alamat IP di sebuah jaringan (LAN atau WAN). Teknik subnet menjadi penting bila kita mempunyai alokasi IP yang terbatas misalnya hanya ada 200 IP yang akan di distribusikan ke beberapa LAN.

Untuk memberikan gambaran, misalkan kita mempunyai alokasi alamat IP dari 192.168.1.0 s/d 192.168.1.255 untuk 254 host, maka parameter yang digunakan untuk alokasi adalah:
192.168.1.255 – broadcast address LAN
255.255.255.0 - subnet mask LAN
192.168.1.0 – netwok address LAN.
192.168.1.25 – contoh IP address salah workstation di LAN.

Perhatikan bahwa,

• Alamat IP yang pertama 192.168.1.0 tidak digunakan untuk workstation, tapi untuk menginformasikan bahwa LAN tersebut menggunakan alamat 192.168.1.0. Istilah keren-nya alamat IP 192.168.1.0 di sebut network address.

• Alamat IP yang terakhir 192.168.1.255 juga tidak digunakan untuk workstation, tapi digunakan untuk alamat broadcast. Alamat broadcast digunakan untuk memberikan informasi ke seluruh workstation yang berada di network 192.168.1.0 tersebut. Contoh informasi broadcast adalah informasi routing menggunakan Routing Information Protocol (RIP).

• Subnet mask LAN 255.255.255.0, dalam bahasa yang sederhana dapat di terjemahkan bahwa setiap bit “1” menunjukan posisi network address, sedang setiap bit “0” menunjukan posisi host address.

Konsep network address & host address menjadi penting sekali berkaitan erat dengan subnet mask. Perhatikan dari contoh di atas maka alamat yang digunakan adalah

192.168.1.0 network address
192.168.1.1 host ke 1
192.168.1.2 host ke 2
192.168.1.3 host ke 3
……
192.168.1.254 host ke 254
192.168.1.255 broacast address

Perhatikan bahwa angka 192.168.1 tidak pernah berubah sama sekali. Hal ini menyebabkan network address yang digunakan 192.168.1.0. Jika diperhatikan maka 192.168.1 terdiri dari 24 bit yang konstan tidak berubah, hanya delapan ( bit terakhir yang berubah memberikan identifikasi mesin yang mana. Tidak heran kalau netmask yang digunakan adalah

(binary) 11111111.11111111.11111111.00000000
(desimal) 255.255.255.0.

Walaupun alamat IP workstation tetap, tapi netmask yang digunakan di masing-masing router akan berubah-ubah tergantung posisi router dalam jaringan. Bingung? Mari kita lihat analogi di jaringan telepon yang biasa kita gunakan sehari-hari, misalnya kita mempunyai nomor telepon yang dapat di telepon dari luar negeri dengan nomor,

+62 21 420 1234

Lokasi nomor telepon tersebut di Jakarta, dengan sentral sekitar senen & cempaka putih. Kita perhatikan perilaku sentral telepon di tiga lokasi

1. Sentral di Amerika Serikat
2. Sentral di Indosat Jakarta
3. Sentral telepon di Telkom Jakarta Gatot Subroto
4. Sentral telepon di Senen, Cempaka Putih.

Pada saat kawan kita di amerika serikat akan menghubungi rekannya di Jakarta dengan nomor +62 21 420 1234.

Pada sentral di Amerika Serikat, hanya memperhatikan dua digit pertama (+62), setelah membaca angka +62 tanpa memperdulikan angka selanjutnya maka sentral di Amerika Serikat akan menghubungi gerbang SLI di Indosat Jakarta untuk memperoleh sambungan. Perhatikan di sini netmask di sentral amerika serikat untuk jaringan di Indonesia hanya cukup dua digit pertama, selebihnya di anggap host (handset) di jaringan telepon Indonesia yang tidak perlu di perdulikan oleh sentral di Amerika Serikat.

Pada sentral Indosat Jakarta, berbeda dengan sentral di Amerika Serikat, akan memperhatikan dua digit selanjutnya (jadi total +62 21). Dari informasi tersebut sentral indosat mengetahui bahwa trafik tersebut untuk Jakarta dan akan meneruskan trafik ke sentral Telkom di Jl. Gatot Subroto di Jakarta. Perhatikan sekarang netmask menjadi empat (4) digit.

Pada sentral Telkom di Gatot Subroto Jakarta akan melihat tiga (3) digit selanjutnya (+62 21 420). Dari informasi tersebut maka sentral Telkom Gatot Subroto akan meneruskan trafik ke sentral yang lebih rendah kemungkinan di Gambir atau sekitar Senen. Perhatikan sekarang netmask menjadi tujuh (7) digit.

Pada sentral terakhir di Gambir atau Senen, akan dilihat pelanggan mana yang di tuju yang terdapat dalam empat digit terakhir (1234). Maka sampailah trafik ke tujuan. Nomor pelanggan kira-kira ekuivalen dengan host address di jaringan Internet.

Mudah-mudahan menjadi lebih jelas fungsi netmask. Secara sederhana netmask digunakan untuk memisahkan antara network address & host address untuk memudahkan proses routing di jaringan Internet. Dengan adanya netmask kita tidak perlu memperhatikan seluruh alamat IP yang ada, tapi cukup memperhatikan segelintir network address saja.

Beberapa contoh network address di Internet di Indonesia, dapat dengan mudah mengidentifikasi ISP atau pemilik jaringan tersebut, misalnya,

202.134.0.0 telkom.net
202.154.0.0 rad.net.id
202.159.0.0 indo.net.id
202.158.0.0 cbn.net.id
167.205.0.0 itb.ac.id

terlihat jelas bahwa terdapat sebuah struktur penomoran, terlihat sekali bahwa IP address dengan awalan 202 umumnya ISP dari Indonesia yang di alokasikan oleh penguasa IP di Internet seperti www.icann.org. Dengan teknik ini sebetulnya dari Internet untuk mengarah ke Indonesia cukup melakukan masking dengan mask

255.0.0.0

karena delapan ( bit pertama yang perlu di mask. Biasanya pada router dapat juga di tulis dengan kalimat

202.159.0.0/8

ada slash /8 di belakang IP address menandakan bahwa cukup delapan ( bit pertama yang perlu diperhatikan.

Selanjutnya untuk mengarahkan paket data ke jaringan internal di IndoNet (indo.net.id), maka masking pada router di IndoNet atau berbagai ISP di Jakarta adalah

255.255.0.0

atau pada router tersebut dapat digunakan routing ke arah

202.159.0.0/16

perhatikan sekarang slash yang digunakan adalah slah 16 (/16), artinya cukup diperhatikan 16 bit saja dari total 32 bit IP address yang ada.

Selanjutnya mengarahkan paket ke PT. Antah Berantah yang memiliki sambungan leased line di IndoNet, pada router di IndoNet dapat digunakan masking yang tidak terlalu normal misalnya

255.255.255.240

atau dapat digunakan pengalamatan

202.159.12.0/24

artinya router harus memperhatikan 24 bit pertama dari IP address.

Sintaks Penambahan Route

Setelah kita mengetahui pola fikir routing pada Internet, maka langkah selanjutnya yang perlu kita tahu adalah cara menambahkan route pada tabel route di komputer. Hal ini tidak terlalu sukar, perintah yang dapat digunakan adalah

C:> route (di Windows)

# route (di Linux)

di Windows format penambahan route tersebut sangat sederhana yaitu

C:> route add 202.159.0.0 netmask 255.255.0.0 192.168.0.1 metric 3

Di Linux format-nya dapat menjadi

# route add –net 202.159.0.0/16 gw 192.168.0.1 metric 3

Dimana 202.159.0.0 adalah network address (dapat juga kalau dibutuhkan kita memberikan routing ke sebuah host); 255.255.0.0 atau /16 adalah netmask yang digunakan; 192.168.0.1 adalah gateway yang digunakan; metric 3 menandakan prioritas routing, yang dapat dikosongkan saja.

Untuk melihat tabel routing di komputer kita dapat dilakukan dengan perintah

C:> netstat –nr (di Windows)
C:> route print (di Windows)

# netstat –nr (di Linux)
# route (di Linux)

Tentunya akan pusing kepala jika kita beroperasi pada jaringan yang kompleks. Sebaiknya kita menggunakan teknik routing yang automatis. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah di Linux dengan menjalankan software seperti

# routed
atau
# bria

software routing seperti ini mungkin ada di Windows NT atau Windows 2000, tapi tidak pada Windows 98.

router debian

Router di Debian

Pertama-tama siapkan komputer dengan 2 lan card yaitu eth0 dan eth1.

1. Pastikan program iptables udah terinstall

2. Kemudian buka konsole

3. Hapus aturan-aturan yang sudah ada dengan perintah sebagai berikut:

* iptables –flush
* iptables –table nat –flush
* iptables –delete-chain
* iptables –table nat –delete-chain

4. Kemudian lakukan pengaturan untuk masquerade dan forwarding dengan perintah sebagai berikut:

* iptables –table nat –append POSTROUTING –out-interface eth0 -j MASQUERADE
* iptables –append FORWARD –in-interface eth1 -j ACCEPT
* echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

5. Simpan aturan firewall yang telah dibuat dengan perintah sebagai berikut:

* iptables-save > /etc/firewall.conf

6. Kemudian buatlah sebuah file dengan nama iptables pada direktori /etc/network/if-up.d/iptables:

* vi /etc/network/if-up.d/iptables
* didalamnya ketikkan perintah:

#!/bin/sh

iptables-restore < /etc/firewall.conf

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

* Kemudian simpan file tersebut

7. Berikan akses untuk eksekusi agar aturan firewall yang telah dibuat dapat digunakan sejak proses booting dengan perintah:

chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

8. Restart Komputer anda untuk melakukan pengetesan aturan iptables.

9. Selesai.

Upgrade jhat 4001br to 200 mW

Saya berawal dapet dari temen saya Asg4rd di jakarta, cuma pake firmware miliknya planet, tapi kebetulan 4001BR saya sudah versi 1.20, jadi tinggal masuk ke halaman http://ipradio/initgain.asp , nah setelah itu tukar setingannya, seperti yang di bawah ini :

Caranya firmware harus di upgrade dulu ke versi 1.22 download di jaht.com trus masuk ke http://ipradio/initgain.asp

trus diganti :
GAIN = 1
TX POWER CCK = 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40
TX POWER OFDM = 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40

dijamin mantep signal tx/rx nya ngga caya coba aja ndiri ….

ada juga untuk merubag chanellnya biar bisa jadi 14 chanell yang mana sebelumnya 13 channel tapi ntar deh lupa lagi halamannya hihihihi

apch curah huja

Penandatanganan Naskah Kerjasama APCH OnlinePenandatanganan Naskah Kerjasama APCH Online
Kerjasama LIPI, Poltekpos, Kecamatan Cilengkrang, dan www.rt-net-kapelima.com

ALAT PENGUKUR CURAH HUJAN ONLINE PERTAMA DI INDONESIA

Press Release - Untuk pertama kalinya di Indonesia, data-data curah hujan dari Alat Pengukur Curah Hujan (APCH) buatan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dapat diakses secara online di situs www.rt-net-kapelima.com.

Keberhasilan ini diupayakan oleh 4 (empat) pihak, yaitu : LIPI, Kecamatan Cilengkrang, Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos), dan www.rt-net-kapelima.com, melalui perjanjian kerja sama pada 28 Desember 2007, di Kecamatan Cilengkrang Kab. Bandung Prov. Jabar.

Manfaat APCH online, antara lain : memudahkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dalam mengamati curah hujan secara online di setiap daerah, setiap waktu. Selain itu, memberikan data hidrologi untuk kepentingan instansi/ departemen terkait (Pekerjaan Umum, Pertanian).

Standar Dunia

Alat Pengukur Curah Hujan (APCH) merupakan alat untuk mengukur curah hujan yang terjadi pada suatu daerah (pedesaan, kecamatan, atau provinsi) yang mengacu pada standar World Meteorological Organization (WMO).

Software aplikasi APCH online dapat dikembangkan menjadi Sistem Informasi Monitoring banjir, kelembaban udara, temperatur, dan sebagainya. Pencatatan waktu data-data curah hujan dapat ditelusuri melalui time server.

Data curah hujan secara online yang disimpan dalam database, dapat diakses dan dikirim melalui internet melalui operating system IGOS.

CAP Bottom-Up

Ketersediaan infrastruktur dan akses internet (wireless, tanpa kabel) di Kecamatan Cilengkrang, diselenggarakan oleh komunitas warga RT 05 RW 13 Desa Jatiendah Kec.Cilengkrang.

Menurut Ketua RT 05 RW 13 Desa Jatiendah Kec. Cilengkrang Kab. Bandung Prov. Jabar (www.rt-net-kapelima.com), Dhanang Widijawan, komunitas warga yang tergabung dalam www.rt-net-kapelima.com membangun dan mengembangkan akses/ jaringan internet dalam rangka information and communication technology (ICT) dan diseminasi program pemerintah, yaitu Warung Masyarakat Informasi (Warmasif) / Community Access Point (CAP).

CAP www.rt-net-kapelima.com diselenggarakan secara bottom up, mandiri, kreasi, dan inisiatif sendiri, dan improvisasi sesuai dengan situasi, kondisi, dan kebutuhan setempat.

(humas)

APCH Online

APCH online pertama di Indonesia, dapat di akses melalui rt-net-kapelima.com

Berita Terkait

Artikel Terkait

Beri komentar tentang APCH online

Opini Terkait

Galeri Foto

WARGA RT 05 BERSAMA PEJABAT LIPI JAKARTA DAN BANDUNG SERTA PEJABAT  KECAMATANANTENE INTERNET DI RT 05 RW 13 (MENGARAH KE KANTOR CAMAT & KANTOR DESA)KETUA RT 05 DHANANG WIDIJAWAN, SH, MH BERSAMA KADES JATIENDAH DRS. R. KUSNANDAR DAN SEKDES JATIENDAH CECENG, SHKETUA RT 05 BERSAMA CAMATPEMANFAATAN INTERNET DI KANTOR  DESA JATIENDAH KEC. CILENGKRANG KAB. BANDUNGINSTALL & SETTING HARDWARE & SOFTWARE ALAT PENGUKUR CURAH HUJAN ONLINE  DI KTR CAMAT CILENGKRANG KAB. BANDUNG OLEH BAPAK RIFKI, DARI LIPI BANDUNG DIBANTU GILANG DAN OCKY, SISWA SMK INFORMATIKA BANDUNG

tips bikin web video streaming

Video Streaming menggunakan Flash dan Protokol HTTP

Anda tentu sudah mengenal YouTube, Google Video, dan website sharing video lainnya. Semua website tersebut adalah website yang menggunakan teknologi web untuk keperluan sharing dan streaming video dengan protokol standar web yaitu HTTP. Kenapa protokol HTTP? Karena protokol inilah yang paling mudah diakses dari manapun. Beberapa firewall menutup port-port yang tidak umum namun port 80 yang digunakan oleh protokol HTTP hampir tidak pernah ditutup kecuali memang firewall tidak mengijinkan internet dalam jaringan mereka. Dengan demikian sepanjang user terhubung internet maka mereka dapat dengan mudah menonton video tersebut dimanapun dan kapanpun.

Dulu streaming video menggunakan protokol RTMP seperti yang digunakan pada Real dan Flash Media Server. Teknologi ini penggunaannya tidak meluas dikarenakan untuk menggunakannya memerlukan installasi software khusus seperti real player. Kelebihannya, protokol ini bisa memberikan livestreaming untuk keperluan live broadcasting. Teknologi inilah yang biasa digunakan untuk video tele conference Sedangkan saat ini penggunaan video pada web merupakan trend yang sedang meningkat di internet. Menggunakan FLV sebagai format video dan Flash sebagai player video memberi kemudahan dalam menyajikan konten video lewat internet. Dengan menempelkan video pada website dan dijalankan dengan flash player membuat video dapat ditonton kapanpun dan dimana pun.

Membuat aplikasi flash video player cukup mudah bila cuma menggunakan progressive download. Progressive download adalah teknik yang digunakan pada Youtube untuk memutar video. Video didownload dan langsung dijalankan tanpa harus menunggu video selesai di download. Selama video dijalankan , secara background flash mendownload bagian sisanya dan disimpan dalam buffer. Bagian video di dalam buffer ini yang akan diputar oleh Flash Player. Karena sudah lokal maka pemutaran video dari buffer bisa lebih cepat. Selain itu progressive download bisa melakukan cache pada video sehingga video tidak harus di download terlebih dahulu bila akan diputar lagi. Berikut adalah contoh kode action script untuk memasukkan flash video ke dalam flash player:

nc=new NetConnection();
nc.connect(null); // nilai null mengubah mode dari streaming ke progressive
ns= new NetStream();
vplayer.attachVideo(ns); //memasukkan object video kedalam video player
ns.setBufferTime(10); //mengeset buffer untuk mendownload bagian video sebesar 10 detik dari bagian pemutaran
ns.play("http://thinkrooms.com/myvideo.flv"); memutar video flash dari URL yg di input

Kekurangan progressive download adalah tidak dapat melihat bagian video yang belum didownload oleh player. Dengan kata lain kita harus menunggu video untuk mendownload hingga selesai bila kita hanya ingin melihat bagian belakang video. Untuk itu dikembangkan teknik lain yaitu PSEDUO HTTP Streaming. Teknik ini memasukkan meta-tag atau kode yang memberi informasi bagian-bagian video. Dengan memberi url request http://thinkrooms.com/myvideo.flv?start=10 maka player langsung mengambil video dimulai dari bagian 10. Maksud bagian 10, saya belum tahu apakah ini maksudnya 10 detik atau 10 frame. Dengan demikian kita bisa melihat bagian video yang mana saja tanpa harus menunggu hingga bagian tersebut selesai di download. Teknik ini membutuhkan bantuan PHP atau web server seperti APACHE dan LIGHTTPD.

Kemampuan flash dijalankan di web hingga di handphone membuat kita dapat membuat aplikasi multimedia yang dapat dijalankan dimana saja. Kelebihan ini membuat populeritas flash melonjak naik. Ada isu pembelian Macromedia oleh Adobe dikarenakan teknologi flash video. Namun apapun itu, teknologi flash yang terus berkembang memberi kemudahan kita sebagai developer dalam mengembangkan aplikasi lebih mudah dan lebih baik.

Referensi:

  1. http://www.adobe.com/devnet/flash/video.html
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Flash_Video

cara pembuatan wajan bolik

Membuat Antena Wajan Bolic

LATAR BELAKANG

* Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena
eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard
* Antena eksternal High Gain harganya relative mahal
* Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari
yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara
mudah dan biaya ringan

Kenapa disebut WajanBolic?

* Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
* Bolic : parabolic
* WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan

BAHAN

1. Wajan diameter 36? (semakin besar diametr semakin bagus)
2. PVC paralon tipis diameter 3? 1 meter
3. Doff 3? (tutup PVC paralon) 2 buah
4. Aluminium foil
5. Baut + mur ukuran 12 atau 14
6. N Connector female
7. kawat tembaga no.3
8. Double tape + lakban

PERALATAN

1. Penggaris
2. Pisau/ Cutter
3. Solder + timah nya
4. Gergaji besi

PERKIRAAN HARGA

Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.

TAHAP PENGERJAAN

1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14,
cukup satu lubang saja.

Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.

Contoh :

Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm

Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.

1. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak
feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang
feeder nya gunakan rumus di atas.
2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk
itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
3. Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang
didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N
Connector yang telah di siapkan
4. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada
daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka
untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
5. Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
6. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung
dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff
yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
7. Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
8. Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang
satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran
bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
9. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di
pasang doff.
10. Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak
untuk wardriving.









Tips paket rt-rw net

saya akan memberikan beberapa tips untuk teman teman semua yang ingin membuat rt rw net atau mikro isp dengan kebutuhan jarak cover area untuk wilayah anda

untuk jarak 14 km
1 Antenna Sectoral Array 20 dBi 120° (3 Pcs)
2 WLAN Mikrotik RB433 28 dBm (600 mW) (3 mini Pcs)
3 Box OutDoor, Bracket, POE (Power Over Ethernet).
4 Bandwidth Management.
5 Pigtail Nmale To Nmale 120 cm (3 Pcs)
6 Kabel UTP/STP 30 m + RJ-45
7 Penyangga antenna to tower (3 Pcs)


untuk jarak 7 km
1. Antenna Hi-Gain 17 dBi Omnidirectional (1 Pcs)
2. WLAN Outdoor Senao EOC-8610S-EXT 28 db (600 mW)
3. Pigtail RP SMA Female To N male (1)
4. Kabel UTP/STP 30 m + RJ-45

nah alat alat yang di atas itu baik nya di pasang di ketinggian minimal 15 meter dari tanah supaya sinyal wave dari antena tidak memantul ke tanah. jadi segitu saja ya kawan kawan informasi ini semoga dapat membantu kawan kawan semua
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Karya Anak bangsa |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.